Posts

Showing posts with the label art and cultural symbols

Demo-Pornokrasi

Image
Sumber gambar: http://alittlereality.blogspot.co.id/2012_03_01_archive.html Siang itu, sebuah pesan singkat elektronik hadir melalui gawai saya. Pesan itu merupakan undangan seorang kawan untuk datang mengunjungi sebuah pameran bertema “Demokrasi”. Karena saya dan dia telah lama tidak bersua, saya pikir ada baiknya juga untuk mengunjunginya sekaligus bertukar kabar. Ya, kadang untuk sekedar bertatap muka saja sering kali harus dirumuskan dahulu alasannya. Pun akhirnya saya mau juga, dan pada malam harinya saya memenuhi undangan tersebut. Maka berjumpalah kami disana dengan kehendak kami ingin bercerita, meskipun sepatah-patah, dan tidak pernah tuntas.  Pameran tersebut sebetulnya tidak sesenorok dan semeriah yang seringkali diupacarakan di galeri-galeri komersil. Malahan, pameran berkesan seperti para masyarakat seni yang sedang hadir bak para pelayat. Dalam presentasinya yang sederhana namun tetap memperhatikan detil, mempertontonkan berbagai karya-karya replika yang m...

Tragedi Panoptik

Image
"...the Panopticon must not be understood as a dream building: it is the diagram of mechanism of a power reduced to ideal form." Michel Foucault, Discipline and Punish, 1977 Ditulis tahun 2011 dalam rangka penulisan konsep penciptaan karya instalasi dalam pameran kolaboratif seni tematik “Voyeurisme” oleh Simpang Maya (Bandung, Galeri Gerilya, 2011). Tautan:  https://issuu.com/sukmajihanindyokumoro/docs/voyeurisme Direvisi dan dimutakhirkan 2014, untuk aplikasi Simposium Ekuator Biennale 2016, untuk publikasi pillarsofthemind http://www.itchcreature.com/wp-content/uploads/2013/10/KotakotakPanopticon-7.jpg, Panopticon Tragedy Installasi dan Video 2011 Sebuah ruang dalam benak yang berisikan perabot, yang digeser, diganti, ditata ulang dan ditambahkan menjadi metafora ruang pikir manusia. Makhluk yang katanya sempurna ini, begitu pandai mencipta, mengkonstruksi dan bahkan merekayasa isi ruang benaknya. Ketika hal itu dihadapkan pada manusia-manusia lainnya, dilakuka...

Karya Seni sebagai Alternatif Investasi

Image
Sumber gambar:  http://garudamagazine.com/images/img_travel_yogya5_okt2012.jpg Sudah jamak di masyarakat bahwa emas merupakan alternatif investasi di luar instrument keuangan. Kestabilan harga emas dan persepsi bahwa harga emas yang relative tahan terhadap terpaan guncangan ekonomi makro membuat wahana investasi ini menjadi lirikan bagi banyak orang. Namun terdapat wahana lain yang sebenarnya juga dapat dijadikan alternatif yang sama baiknya. Karya seni jika tepat dipilih justru tingkat return yang didapat akan lebih baik dibandingkan produk-produk investasi lainnya. Sumber gambar: http://ohdmuseum.com/0_repository/images/DSC_5961(2).jpg Sebut nama Oei Hong Djien, seorang dokter asal magelang yang telah lama dan cukup gaek di dunia seni rupa, memiliki hobi untuk mengoleksi karya seni rupa. Bahkan hingga saat ini Hong Djien, sapaan akrabnya, telah memiliki museum pribadi di Magelang yang nilai koleksinya mencapai hingga 5 triliun rupiah[i]. Tentu saja bukan karena seb...

Just Brand or Cultural Icon?

Image
“History repeats itself” begitulah kata orang-orang. Ya, sejarah memang berulang! Kita selalu tersadar ketika kita menengok cerita di belakang bahwa kita menapaki cerita yang kurang lebih sama. Dalam hal marketing, kita dapat membuat keajaiban untuk menjual produk secara masif, tetapi membuat produk tersebut menjadi bagian dari budaya itu tantangan lain. Sebut saja merek-merek yang sudah menjadi simbol-simbol budaya, seperti Converse Chuck Taylor All Star, Ray Ban Wayfarer, Ray Ban Aviators, Levi’s 501, Cocacola, McDonalds BigMac, Swiss Army Knife, Dr. Martens 1460, LEGO, Swatch, Zippo, dan lain sebagainya. Cerita dibalik brand tersebut yang sudah menjadi bagian dari budaya modern. Simbolisasi peradaban modern yang dari dahulu hingga sekarang sudah mendunia dan menjadi top of mind dari setiap orang yang terkena dampak laju modernisasi. Misalnya sepatu Converse Chuck Taylor Allstar yang tak pernah lekang akan zaman, Dr. Martens 1460 yang belum lama merayakan 50 tahun dengan...