Posts

Kendali Diri, Waktu, dan Menunda Keinginan

Image
Nampaknya manusia memang cenderung tidak rasional. Meski kita ini telah memproklamirkan bahwa era modern adalah era rasional, dan telah berkembang jauh semenjak abad ke-17 waktu Descartes meletakan fondasi kesadaran murni. Bagaimana dengan manusia Indonesia, sudah rasionalkah mereka? Atau, seberapa sadarkah mereka bahwa mereka sudah rasional? Tentu saja, yang tidak rasional belum tentu melulu bermakna negative, tapi apa-apa yang serba tidak rasional itu justru menjauhkan kodrat manusia yang berpikir secara aktif dengan akal budinya. Perkara kesadaran dan berpikir ini memang menjadi problematis. Apalagi perihal ini terjadi di era budaya kapitalisme modern, yang nota bene seringkali produk-produknya memang benar membantu peri kehidupan manusia, namun juga yang khas dari budaya ini adalah daya hipnosisnya dan penghisapannya. Manusia dibuat untuk sebisa mungkin menjauh dari kesadaran murninya, dan terlarut dalam sajian-sajian yang menyerap sumber daya mereka yang paling berharga, ialah wak...

Sic Mundus Creatus Est

Image
"Tampaknya, kefanaan ini memang sekonyong-konyong menjadi begitu berharga di hadapan ketiadaan." “Tic Tac Tic Tac Tic Tac…” begitulah yang diucapkan Helge Doppler, ia adalah seorang karakter pada serial film Dark. Ya, semenjak masa pageblug ini melanda dunia, kesadaranku diajak menelusuri lorong-lorong labirin pikiran. Aku pikir aku memang gila ringan, dan menonton tayangan Netflixlah menjadi paracetamol akan hal itu. Ah ya pageblug, apa yang baru dari hal itu, toh sejak zaman Nabi Musa pun juga sudah melanda bangsa Mesir, toh Albert Camus juga sudah bercerita panjang lebar dari sudut pandangnya. Sebuah cerita-cerita yang sejak masa-masa terpenjara di sekolah menengah sudah kunikmati lembar demi lembar bacaannya, terkait bagaimana kita memperjuangkan kehidupan ini secara habis-habisan. Mungkin ada benarnya juga, apabila sedang bergumul hendaknya jangan menonton tontonan yang be-rating tinggi. Sebaiknya tontonlah film-film action atau drama-drama remaja chicklit saja… Ah, ya ...

Hari Apa Yang Menguntungkan Untuk Berdagang Saham?

Image
TLDR: Dari perhitungan sederhana (Januari 2015 - Februari 2020) pada Indeks Harga Saham Gabungan, tidak ada hari yang menguntungkan untuk membeli saham (imbal hasil positif). Hari Senin memiliki tingkat imbal hasil -0.2%.    Uprit baru saja mendaftarkan dirinya untuk bisa berdagang saham melalui ponsel cerdasnya. Setelah terverifikasi dan bisa bertransaksi, ia ingat bahwa Neneknya di kampung memberikan petuah tentang adanya perhitungan hari baik dan hari buruk dalam melakukan segala sesuatu dalam hidup. Meskipun setengah tidak percaya, Uprit akhirnya memberanikan diri untuk membuktikan apakah cerita dari neneknya terbukti atau tidak. Berbekal komputer dan koneksi internet, Uprit lalu mengunduh data IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) selama 2015-2020 (Februari) melalui melalui program R Studio dengan perintah berikut: install.packages( "BatchGetSymbols" ) library(BatchGetSymbols) #Download data from YahooFinance getSymbols( '^JKSE' , from= '2015-01-01' )...

Seri Belajar Pasar Modal (3—bagian II): Mengenal Alat Hitung Statistik dan Penerapannya dalam Investasi

Image
“Alisson, Salah, Fabinho pasti main, asal Matip kagak blunder kayaknya sih nih bisa naik ke puncak klasemen..” Supri ngedumel sendiri di warung Pak Kampto sambil membaca-baca ulasan Liga Premier dari gawai pintarnya. “To.. Kopi biasa yak!” tiba-tiba Silo masuk ke warung sambil meletakan tas dan duduk di samping Supri. Namun Supri tidak seperti biasa langsung menyambut sapaan teman dekatnya itu. Ia duduk serius masih sambil komat-kamit sendiri. “Eh.. lagi ngapain lu Pri, diem-diem manyun-manyun gitu..” Tanya Silo, Supri pun masih diam saja. “Wah yang di sini kok di-voor 1, wah mesti 3-0 kalau gw mau balik modal…hmm coba kalau yang tebak skor kemungkinannya gimana ya” Sambil corat-coret di buku tulis AA nya, Supri masih cuek dengan sekitarnya. Karena merasa dicuekin, Silo pun mulai mengganggu Supri. Sambil menggeplak punggung Supri, “Eh..Pri Gila Lo! Lagi kesambet setan apa kok sampe segitu seriusnya?” Supri pun kaget bukan kepalang. “Aaahhh..Setan lu Lo, gue lagi mikir keras i...

Seri Belajar Pasar Modal (3—bagian I): Ceteris Paribus, Garis Waktu, dan Aplikasi Manajemen Keuangan Perorangan

Image
Greng…greng…greng suara gas sepeda motor disentak-sentak, sehingga suara itu pun mendadak membuat gaduh seisi warung Pak Kamto. Lantas Silo beranjak keluar dari warung untuk menengok siapa gerangan pelaku pencipta kebisingan itu. Sambil setengah penasaran, namun juga geram Silo melangkah keluar. “Eh elu, Pri.. muke gile mentang-mentang naik motor laki, main geber-geber sembarangan aja, ganggu orang tahu!” “Hahaha.. gimana, Sil? Keren kagak tongkrongan gue sekarang? Lumayan kan selain bisa buat gue modal narik ojol, ya bisa buat gagah-gagahan dong.” “Jadi, ini motor lu sendiri? Katanya bulan lalu elu pusing nyari duit, eh kok sekarang malah punya motor baru. Ngepet di mana lu Pri?” “Busyet Sil, tega bener lu.. ya kaga lah.. ceritanya gue menang banyak dari taruhan bola gue hehe.. nah sebagian uangnya ya buat DP nih motor, sisanya gue cicil deh dari gaji bulanan gue. Tapi tenang Sil, kaga usah curiga dulu lu.. gue sekarang udah mulai ngikutin saran lu kok, setiap bulan gue udah s...