Posts

Benediktus dari Spinoza (3): Pengaruh tradisi pemikiran filsafat dalam pandangan ketuhanan Spinoza

Image
Spinoza melanjutkan tradisi berpikir Aristoteles sebagai upaya menjawab penyebab segala yang ada. Tuhan sebagai substansi, merupakan penyebab dari segala sesuatu yang ada [lih. IP 18  ]. Hal ini sejalan dengan konsep  motor immobil,  sebagai kritik terhadap sesuatu hal yang  a priori  seperti pada teori Idea pada Platon. Aristoteles pernah berargumentasi, bahwa kita harus mempelajari atribut-atribut yang berbeda pada manusia, yaitu suatu atribut alasannya. Suatu makhluk rasional akan melakukan askese atas alasan-alasannya melalui dua cara, baik teoritis maupun praktis. Kebahagiaan akan datang dari askese yang tepat pada alasan-alasan praktis, maka dari itu adalah sebagai pemenuhan kodrat kita, dan bukan menyangkalnya. Kebahagiaan akan dicapai ketika suatu makhluk itu melakukan dan merasakan sesuatu yang spontan merupakan kodrat rasional mereka. “Deus sive Natura” Artist: Shoshannah Brombacher, Pastel and ink on paper, 18 X 24 inches, New York 2012 sumber:...

Αμβροσία

Image
Tepat di tanggal 01 Februari 2018 kemarin, berjalan enam tahun sepuluh hari semenjak Kundi Amerta , Blog ini terus merekam berbagai jejak-jejak pemikiran. Tidak disangka ternyata pengunjung blog ini mencapai 33180 dengan rata-rata 5-20 kunjungan per hari, dengan komposisi pengunjung paling banyak dari Indonesia yaitu sebesar 73.73% (untuk lengkapnya dapat memperhatikan gambar peraga 1). Dalam hal ini, untuk artikel yang paling diminati adalah Membuat Telaah Kritis bagian Kedua. Melalui data tersebut, dengan tidak mempertimbangkan adanya keterlibatan  hacker maupun botnet , artinya porsi terbesar audiens dari blog ini sudah tepat sasaran yaitu para warganet Indonesia yang membutuhkan informasi terkait dengan tema-tema kuliah penelitian bagian pengantar. Tema-tema ini adalah hal-hal metodologis yang mengupayakan sikap kritis peneliti. Hal ini penting bagi kami untuk terus berkarya menyebarluaskan ilmu pengetahuan, mengingat bahwa ketimpangan ekonomi dan jurang literasi masyarakat ...

Benediktus dari Spinoza (2): Tuhan atau Alam Semesta

Image
Dalam bagian pertama buku Ethica Ordine Geometrico Demonstrata (Ethics), Spinoza membuktikan dan menjelaskan tentang eksistensi dan esensi Tuhan dengan 36 proposisinya. Beberapa proposisi Spinoza yang menyatakan tentang Tuhan secara langsung, meliputi: “[IP 11 —baca: bagian pertama, proposisi nomor 11] God, or substance consisting of infinite attributes, each one of which expresses eternal and infinite essence, necessarily exist . [IP 14 ] Besides God, no substance can be, nor can be conceived . [IP 15 ] Whatever is, is in God, and nothing can either be or be conceived without God . [IP 17 ] God acts from the laws of His own nature only, and is compelled by no one. [IP 18 ] God is immanent, and not the transitive [i] cause of all things. [IP 19 ] God is eternal, or, in other words, all His attributes are eternal. [IP 20 ] The existence of God and His essence are one and the same thing. [IP 21 ] All things which follow from the absolute nature of any attribute to God must for ...

Logika dan Prinsip-Prinsip Ekonomi (2)

Image
Bertolak dari artikel sebelumnya (lihat: Logika dan Prinsip-Prinsip Ekonomi ) telah disinggung secara ringkas kesalahan dalam logika-logika ekonomi (Samuelson dan Nordhaus 2010) dan tiga masalah agen ekonomi (econs) yang menjadi titik tolak peristiwa ekonomi (Mankiw dan Taylor 2014) . Hal ini akan coba dikaitkan dengan prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh Krugman dan Wells (2015) dan juga penjelasan-penjelasan yang mengkontraskan dengan dimensi ekonomi itu sendiri. Ada tiga kelompok prinsip ekonomi utama, yaitu seorang individu dan pilihan bebas, interaksi antar individu dan pilihan -pilihan bebas itu dalam situasi mikro , dan pada akhirnya interaksi dan pilihan-pilihan bebas dalam keseluruhan fungsinya atau situasi makro. Sumber gambar: www.weblogbahamas.com PILIHAN BEBAS dari seorang individu Prinsip #1: Pilihan-pilihan haruslah ada, karena sumber-sumber daya adalah terbatas Prinsip #2: Biaya atau kos (Cost) yang sesungguhnya atas sesuatu adalah kos kesempatan d...